Kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi kegiatan rutin amaliah madrasah namun kali ini sedikit berbeda karena dlaksanakan di halaman sekolah oleh seluruh kelas dari kelas 7 sampai kelas 9 yang biasanya kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid secara bergantian perkelas karena tempat yang tidak mencukupi.
Pelaksanaan shalat Duha bersama ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membiasakan siswa untuk meningkatkan ibadah, khususnya dalam momentum bulan Ramadan.
Setelah pelaksanaan shalat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Kepala Madrasah Bapak Nurdin, S.Pd.I. Dalam pesannya, beliau mengingatkan para siswa agar menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana refleksi diri terhadap ibadah yang telah dilakukan selama ini.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah agar menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar beliau dalam tausiahnya.
Selain itu, Kepala Madrasah juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua atau birrul walidain. Menurutnya, ridha Allah sangat bergantung pada ridha kedua orang tua.
“Hormatilah dan berbaktilah kepada orang tua kalian, karena ridha Allah adalah ridha mereka,” pesannya kepada para siswa.
Beliau juga mengingatkan agar para siswa senantiasa berbuat baik kepada sesama, termasuk kepada tetangga dan lingkungan sekitar, sebagai wujud akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam.
Pada kesempatan tersebut, pihak madrasah juga menyampaikan pengumuman terkait libur sekolah dalam rangka Ramadan. Libur akan berlangsung mulai tanggal 14 hingga 28 Maret.
Para siswa diimbau untuk memanfaatkan masa libur tersebut dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah selama bulan Ramadan, seperti Shalat Tarawih, membaca Al-Qur’an, membantu orang tua, serta memperbanyak amal kebaikan lainnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat religius dan membentuk karakter siswa yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
red. Kang Rijal



0 Komentar
Terima kasih atas saran dan komentar anda